Rute ke PKBM Kertajaya Dari Semarang

PKBM Kertajya adalah sebuah gerakan swadaya masyarakat di bidang pendidikan dengan tujuan untuk mencerdaskan generasi bangsa terutama anak-anak di dusun Ngebleng.

Adapun kegiatannya antara lain; Belajar Bersama, Perpustakaan Umum, dan Wirausaha, selain itu juga gerakan dusun cerdas dengan teknologi masa kini.


Untuk mencapai PKBM Kertajaya dapat ditempuh dengan beberapa rute atau jalan, yaitu dari arah Salatiga, Tuntang, dan Karanggede.

Cara paling mudah untuk mencapai PKBM Kertajaya adalah dengan menggunakan kendaraan motor roda dua atau roda empat

Jika ingin menggunakan Angkutan Umum hanya tersedia pada hari pasaran Pon dan Kliwon melalui jalur Tuntang - Kalimaling,  angkutan umum hanya tersedia sampai jam 10, dan itu pun hanya ada satu angkutan saja.

Berikut ini adalah rute ke PKBM Kertajaya dari arah Semarang melalui rute Tuntang

Dari arah Semarang  menuju Solo (atau sebaliknya) berhenti di pertigaan Tuntang  belok kiri, tapi kalau dari arah Solo atau Salatiga berarti belok kanan

Jika naik angkutan umum (misal bus atau ELF) turun saja di Stasiun Tuntang (orang-orang nyebutnya demikian).

Pertigaan Tuntang foto diambil dari SDN 1 Tuntang

Dari pertigaan Tuntang ikuti jalan tersebut terus sampai Pasar Bringin, sebelum pasar Bringin terdapat pertigaan yang ada tugunya, orang menyebutnya Tugu Lilin, lokasi ini berada di Karanglo,
Pada pertigaan ini jangan sampai keliru belok ke arah kanan karena akan menuju kota Salatiga.

Dari pasar Bringin masih terus melewati perkebunan karet hingga menemukan pasar tradisional (pasar kecil) bernama pasar Klengkeng,

Setelah  pasar klengkeng terdapat pertigaan bercabang, orang-orang menyebut pertigaan tersebut dengan nama totok yang artinya jalan sudah mentok,

Dari pertigaan totok silakan ambil yang belok kanan, karena jika lurus menuju Kedung Jati - Purwodadi.

Lanjutkan perjalan hingga melewati jembatan dan persawahan, setelah melewati persawahan terdapat pertigaan, silakan belok kanan. lurus terus sampai ke Desa Wonokerto di Kecamatan Bancak.

Dari Desa Wonokerto terus lurus ikuti jalan tersebut hingga melewati desa Boto atau tepatnya Jl. Sultan Agung, Kemudian lanjutkan perjalanan sampai pertigaan Pasar kecil bernama Sido Dadi atau Pasar Kalimaling.

Pasar Kalimaling adalah pasar tradisional dan hanya ramai saat hari pasaran saja yaitu Pon dan Kliwon berdasarkan hari jawa.

Dari pertigaan pasar Kali Maling belok kanan, karena jika lurus akan menuju desa Bantal.

Setelah pasar Kalimaling lewati Jembatan terus lurus naik melewati tanjakan, sampai di atas tanjakan ada pertigaan,dari pertigaan tersebut ambil jalur sebelah kiri (belok kiri), karena jika lurus akan menuju arah Salatiga.

Jika sudah sampai di desa Banyuripan ikuti jalan ke arah timur (jalan menurun), dengan melewati jembatan hingga sampai Dukuh Krempel

Kemudian ikuti jalan yang menanjak sampai sebuah pasar kecil bernama pasar Kendel.

Sebenarnya  pasar kendel belum layak disebut pasar, lebih tepatnya bisa disebut Pasar Tiban, dan itupun hanya ada pada hari pasaran Wage, dan seakrang pasar kendel sudah tidak ada karena sudah dijadikan taman.


Nah, dari taman kendel sudah hampir sampai di  PKBM Kertajaya, terdapat dua rute untuk menuju PKBM Kertajya, yaitu rute desa Lembu dan rute dusun Ngelo.

Rute Desa Lembu

Jika menggunakan rute Desa Lembu, dari Taman Kendel belok kanan lurus sampai pertigaan sebelah SDN Lembu, kemudian belok kiri dan lurus hingga menemukan desa bernama desa Lembu

Dari desa Lembu lurus terus (agak menanjak), setelah tanjakan belok kanan (karena jalannya memang cuma belok kanan, kalau lurus masuhk sawah hehehe, lanjutkan perjalan dengan lurus hingga menemukan sungai kecil, orang kampung menyebutnya Nggayam.

Setelah melewati tanjakan yang lumayan extrem, biasanya orang-orang yang nyalinya kecil tidak berani melewati tanjakan tersebut dengan tetap menggunakan sepeda motor. 

Untuk Anda yang tidak berani melewati tanjakan tersebut dapat melanjutkan perjalanan dengan jalan kaki, Sepeda motor tinggalkan saja di pinggir jalan, selama bertahun-tahun belum ada kendaraan yang hilang, dan inilah perbedaan antara kota dengan desa.

Jika sudah berhasil melewati Tanjakan tersebut maka terlihatlah kampung yang damai bernama dusun Ngebleng.


Nah..... letak PKBM Kertajaya jadi satu dengan masjid Baiturrohim dusun Ngebleng, demikian Rute menuju PKBM Kertajaya, semoga info ini berguna bagi Anda yang ingin berkunjung ke PKBM Kertajaya. 


Postingan terkait:

Belum ada tanggapan untuk "Rute ke PKBM Kertajaya Dari Semarang"

Post a Comment

Lomba Menggambar

PKBM Kertajaya mengadakan kegiatan belajar bersama setiap hari minggu, adapun kegiatan dibagi menjadi 2 sesi, yaitu sesi siang sampai sore d...