SEJARAH BERDIRINYA PKBM KERTAJAYA

Awalnya penulis dan para anggota karang taruna sangat prihatin dengan kondisi perkembangan pendidikan di dusun kami, yang mana masih sangat ketinggalan di bidang pendidikan dan teknologi dibandingkan dengan sekolah di kota-kota (sangat jomplang). Sarana dan prasarana untuk pendidikan tidak punya, misalnya perpustakaan.

Jangankan perpustakaan, kesadaran orang tua untuk membelikan buku bacaan ke anak-anaknya belum ada, bahkan sebagian besar orang tua tidak pernah membelikan buku bacaan untuk anaknya sampai lulus (kecuali buku paket pelajaran).


Melihat kondisi seperti di atas maka penulis menyumbangkan buku-buku bacaan layak pakai sisa stok toko buku penulis yang sudah tutup, maka kemudian terbentuklah sebuah perpustakaan sederhana.

Begitu pun dibidang teknologi, anak-anak di dusun kami sangat ketinggalan di bidang teknologi, jangankan mengoperasikan komputer, menyalakan dan mematikan komputer saja sebagian besar tidak bisa.

Penulis sangat memaklumi keadaan di dusun kami, bagaimana mau belajar komputer kalau komputernya saja tidak ada.

Dan di dusun kami orang tua jarang yang mau membelikan komputer untuk anaknya, karena para orang tua beranggapan bahwa komputer itu cuma sebagai alat bermain (untuk main game).

Selain itu, di sekolah terdekat kami juga sampai sekarang belum memiliki laboratorium komputer, sehingga anak-anak juga tidak bisa belajar komputer di sekolahan. 

Penulis sendiri waktu di dusun ketika menggunakan komputer agak lama, orang tua penulis ngomong “dolanan ae, mbakyo myang alas opo mlaku-mlaku kono”   padahal sebenarnya penulis sedang bekerja (kirim email, entri data, nulis buku, dll), tapi itu dulu, sekarang sudah tidak begitu, karena sudah penulis jelaskan secara perlahan-lahan. 

Seperti yang tertulis di atas, sekarang sudah eranya digital, dimana sebagian pekerjaan bisa dikerjakan dengan tidak harus bertatap muka.

Salah satunya untuk anak sekolah adalah ketika mendaftar sebagai murid baru bisa secara online, bahkan sekarang melakukan pendaftaran sebagai murid baru sudah wajib daftar secara online (terutama tingkat SMP ke atas), bagaimana mau daftar online, lha mengidupkan dan mematikan komputer saja pada tidak bisa!. 

Dengan adanya permasalahan di atas, penulis punya inisiatif membentuk kelompok belajar bersama, dan akhirnya terbentuklah PKBM Kertajaya.

Sebenarnya sebelum terbentuk PKBM Kertajaya, para pemuda-pemudi dusun sudah pernah membentuk kegiatan belajar bersama, kegiatan tersebut juga didukung oleh para mahasiswa/i Universitas Satya Wacana Salatiga yang sedang KKN di dusun kami.

Tapi itu tidak berjalan dengan baik, bahkan beberapa minggu setelah kegiatan KKN mahasiswa/i Universitas Satya Wacana Salatiga berakhir, kegiatan tersebut ikut berhenti.

Ketika kegiatan belajar yang dibentuk oleh oleh para pemuda/i dusun, penulis belum ikut andil, karena belum diajak untuk mengikuti kegiatan tersebut, penulis juga tidak begitu paham bagaimana metode dan konsep belajarnya, kendalanya apa saja, dan lain sebagainya. 

Setelah berhenti selama beberapa bulan, akhirnya penulis ngobrol-ngobrol dengan beberapa pemuda-pemudi dusun untuk menghidupkan kembali kegiatan belajar tersebut. 

Pembentukan PKBM Kertajaya

Mengawali kegiatan belajar bersama tersebut, penulis menyediakan dua laptop untuk sarana belajar anak-anak dengan diisi permainan pendidikan, tujuannya adalah agar anak-anak mau datang ke kegiatan belajar bersama tersebut, dan tentu saja agar para orang tua mendukungnya (orang dusun melihat anak-anak menggunakan laptop itu suatu hal yang keren, padahal biasa saja).


Singkat cerita, kegiatan belajar ini sudah mulai diminati oleh anak-anak lagi, tapi pada tahap ini masih belum terpola dengan baik, karena tujuan awalnya memang hanya untuk memancing saja.

Beberapa bulan kemudian penulis mengusulkan untuk dibentuk pengurus kegiatan belajar tersebut, sekaligus membetuk organisasi kegiatan tersebut. Maka pada suatu hari (penulis lupa tanggal dan bulannya) para remaja karang taruna berkumpul (kumpulan) dalam suatu musyawarah bersama untuk membentuk organisasi kegiatan tersebut, sekaligus  menyusun visi dan misi organisasi, singkat kata maka terbentuklah PKBM Kertajaya dengan disertai pemilihan pengurusnya.

Beberapa minggu kemudian, tepatnya tanggal 03 September 2017 kami mengumpulkan para orang tua yang memiliki anak yang masih sekolah untuk musyawarah mengenai kegiatan belajar bersama tersebut, sekaligus menjelaskan semua tujuan, visi dan misi PKBM Kertajaya.


Dalam musyawarah tersebut, penulis akhirnya mendongeng tentang betapa pentingnya pendidikan di luar sekolah, alasannya karena sebagian para orang tua di dusun kurang peduli dengan pendidikan anak-anaknya, mereka beranggapan bahwa semua pelajaran bisa di selesaikan di sekolah, kalau ada murid yang tidak naik kelas dianggapnya kurang menyimak pelajaran di sekolah.

Akhirnya dalam musyawarah dengan para orang tua tersebut disepakati bahwa kegiatan belajar dilaksanakan pada setiap hari sabtu, dan pengajarnya adalah para remaja yang sekolahnya lebih tinggi.


Belajar Komputer

Salah satu pelajaran unggulan di PKBM Kerjaya adalah metode belajar sambil bermain secara menyenangkan yaitu lewat permainan pendidikan di komputer, cara ini juga sekaligus untuk mengubah mindset para orang tua bahwa komputer itu bukan hanya untuk bermain game, tapi juga bisa digunakan untuk bermin sekaligus belajar.

Salah satu permainan untuk pendidikan yang kami gunakan adalah aplikasi GCompris, karena di GCompris sudah menyediakan ratusan permainan untuk pendidikan, contohnya; Pengenalan Komputer, Mengenal Lingkungan, Matematika, Aktifitas Percobaan, Aktifitas Membaca, dan lain-lain. 


Keunggulan lainnya adalah; GCompris sudah menggunakan Suara dan antarmuka Bahasa Indonesia sehingga sangat cocok digunakan oleh anak-anak, kebetulan saya termasuk tim penerjemah aplikasi ini.

Buku Pelajaran Komputer Anak-anak

Karena metode belajar ini tergolong baru, maka tentu saja kami belum memiliki buku panduannya, maka dari itu kami juga menyusun buku tersebut, tujuannya agar bisa digunakan oleh orang lain yang ingin membentuk kegiatan belajar seperti kami, buku tersebut kami beri judul buku Belajar Komputer Tingkat Dasar, saat ini baru selesai sampai tingkat 3, dari rencana sampai tingkat 6.

Buku seri ini dikhususkan untuk anak-anak sekolah tingkat SD/MI. Isi dari buku versi ini kami sesuaikan dengan buku pelajaran Kurikulum K13 (buku tematik), dan belakangan ini buku yang kami susun sudah disesuaikan dengan Kurikulum Merdeka.

Misalnya, pada pelajaran kelas 2 SD Tema 2 sudah diajari Perkalian dan Pembagian, maka materi di dalam buku yang kami susun juga mempelajari permainan Perkalian dan Pembagian, begitupun dengan materi lainnya.

Setelah buku Belajar Komputer Tingkat Dasar dari kelas 1 sampai dengan kelas 6 kami selesaikan, kami juga sudah punya agenda untuk menulis buku Belajar Komputer Tingkat Menengah yang diperuntukkan untuk anak sekolah tingkat SMP.

Semua buku-buku yang kami tulis tersebut sudah tersedia versi digitalnya (ebook) dan dapat diunduh siapa saja secara gratis, sehingga penyebarannya lebih cepat, pengguna pun bisa mencetaknya sendiri sesuai kebutuhan.


Agenda Kegiatan Lain

Untuk menunjang kegiatan belajar seperti yang sudah tertulis di atas, kami juga punya agenda lain, baik yang sudah terlaksana, sedang dilaksanakan, dan akan dilaksanakan.

  • Pertemuan rutin belajar bersama Pengurus dan Pengajar PKBM Kertajaya.
  • PKBM Kertajaya Go to School: berupa kegiatan pengenalan aplikasi komputer untuk pendidikan ke sekolah-sekolah, acara ini bisa berupa Seminar atau Workshop (lokakarya).
  • Mengadakan Workshop untuk para orang tua yang ingin belajar komputer, termasuk kami akan mengadakan workshop untuk para pegawai kelurahan, karena sebagian para pegawai kelurahan belum mahir menggunakan komputer yang sesuai kemajuan teknologi yang begitu cepat.

Demikian cerita singkat mengenai PKBM Kertajaya berdasarkan versi penulis, sebenarnya masih banyak cerita lainnya yang tidak tertulis di sini, karena kalau ditulis semua, nantinya malah jadi cerpen.


Tentang Penulis

Penulis adalah pemilik ISTANA MEDIA yaitu sebuah usaha yang bergerak dibidang Teknologi Informatika dengan Implementasi OpenSource untuk solusi Software murah dan handal, yaitu melayani Migrasi, Support Center, dan Training.

Jika ada pertanyaan seputar Teknologi Informatika dan digital penulis dapat dihubungi melalui email: istanalinux@gmail.com atau web https://www.istanamedia.id/

Postingan terkait:

Belum ada tanggapan untuk "SEJARAH BERDIRINYA PKBM KERTAJAYA"

Post a Comment

SEJARAH BERDIRINYA PKBM KERTAJAYA

Awalnya penulis dan para anggota karang taruna sangat prihatin dengan kondisi perkembangan pendidikan di dusun kami, yang mana masih sangat ...